Humor Denny Liaw Oktober 2010 ke-2

Disebuah area perkuburan yang sepi beberapa pocong korban bom sedang terlibat percakapan.

Pocong 1 : “waktu aku sedang enak makan tiba-tiba hotel tempat aku makan di bom orang, wah kurang ajar betul orang itu.”

Pocong 2 : “Aku juga, waktu aku tidur di hotel waktu aku terbangun aku sudah disini.”

Pocong 3 : “Aku terbakar api akibat bom itu.”

Pocong 4 : “Kalau aku kejatuhan tiang besi waktu bom itu meledak.”

Pocong 1 : “Kalau ketemu akan aku cincang pelakunya.”

Pocong 5 : (Diam saja dengan wajah agak sedikit ketakutan.)

Pocong 1, 2, 3, 4 : “Eh, pocong 5 kenapa kamu diam saja?? Emang bagaimana kamu matinya?.”

Pocong 5 : Dengan agak sedikit takut dia berkata, “Aaannuuu… aku kesini… akulah yang meledakkan hotel dan restoran tersebut.”

~!@#$%^&*

Ada dua sahabat, masing-masing mempunyai seorang anak, yang satu laki-laki berumur 6 tahun dan lainnya perempuan berumur 3 tahun.

Suatu saat mereka bertemu. Ayah si anak laki tiba-tiba mempunyai ide, lalu berkata pada sahabatnya.

“Sahabatku…, untuk mempererat tali persahabatan kita, bagaimana seandainya…, kita jodohkan anak-anak kita setelah mereka dewasa nanti…?”

Setelah berpikir sejenak…, sang sahabat menjawab:

“wah… tidak mau, mana boleh??”.

Ayah si laki terkejut mendengar jawaban sahabatnya :

“Lho…? kok kenapa ???!”

“Kalau begitu rugi anak saya dong! Coba kamu pikirkan… sekarang usia anakmu 6 tahun dan usia anak saya baru 3 tahun… berarti, usia anakmu DUA KALI lipat usia anak saya…, bagaimana nanti, jika anak saya sudah berumur 25 tahun, tentu anakmu sudah berusia 50 tahun? wah, mana boleh…, mana boleh!!” ujarnya sambil berlalu..
~!@#$%^*

Budi bertandang ke rumah gadis yang dikenalnya semalam sesuai petunjuk alamat yang diberikan kepadanya. Ketika bertemu dengan orang tua si gadis, dengan penuh harap, Budi berbicara dengan bapak si gadis.

Budi: Maaf, Pak, semalam saya berkenalan dengan Rini, anak Bapak. Entahlah, saat itu juga saya jatuh hati kepadanya dan Rini sendiri sudah bersedia menjadi pendamping saya. Untuk itulah saya datang kemari, untuk melamar Rini.

Bapak: Lho, adik ini bagaimana? Rini anak saya itu sudah meninggal 7 hari yang lalu karena kecelakaan!
Bapak: ~!@#$%^&*(

Budi: Tidak apa-apa kok, Pak, saya sendiri juga sudah meninggal 100 hari yang lalu.

Seorang peneliti sedang melakukan penelitian di sutu kampung,

Seperti biasa dia melakukan wawancara dari rumah kerumah untuk mendapatkan informasi tentang pengetahuan masyarakat atas kampungnya.

Setelah selesai mengunjungi sekitar 5 rumah, tibalah saatnya dia berkunjung ke salah satu rumah warga yang terletak persis ditengah kampung.

Setelah memberi salam, dia pun dipersilahkan oleh tuan rumah, seorang lelaki dengan perawakan tingi besar Dan berkulit hitam legam, untuk masuk Dan duduk.. Setelah memperkenalkan diri, peneliti pun mengajukan pertanyaan kepada pemilik rumah :

Peneliti : “Pak, bisakah bapak menceritakan pengetehuan bapak tentang kampung ini dalam 5 tahun terakhir ?”
Warga : “Kalau dalam 5 tahun terakhir saya tidak begitu tahu..!”
Peneliti : “Bukankah bapak adalah penduduk asli kampung ini ?”
Warga : “Ya benar saya warga asli, tapi saya baru saja keluar dari penjara setelah di tahan 8 tahun.”
Peneliti : “Kenapa bapak masuk penjara ? Kalau boleh saya tahu…”
Warga : “Saya dipenjara karena membunuh….!!!!”
Peneliti : “Kenapa bapak sampai membunuh orang…?”
Warga : “Karena jengkel, ditanya-tanya seperti ini !!!!”
Peneliti : “???”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s