Antara Harapan dan Ketakutan

Oleh: Pengembara Cinta

Manusia dengan harapan sesungguhnya adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Yang membuat manusia menjadi kaya adalah “harapan” ;

Manusia yang paling miskin di dunia ini adalah manusia yang tidak memiliki harapan. Namun harapan dan ketakutan tidak pernah berjalan sama, artinya tidak pernah hidup berdampingan. Jika kita takut maka harapanpun musnah, jika kita ingin berpengharapan maka kita harus menyingkirkan perasaan takut kita.

Katakanlah bahwa sesungguhnya di dunia ini tidak ada yang seharusnya kita takuti, kecuali “perasaan takut itu sendiri”. Ya takut adalah sebuah ingstink belaka yang belum tentu terjadi dalam hidup kita. Namun “rasa takut” sangat diperlukan, karena dengan adanya rasa takut kita akan lebih berhati-hati, kita dapat mematuhi hukum, menghormati cinta dan tunduk kepada yang Maha Kuasa yaitu TUHAN.

Namun di dalam berjuang, harapan dan ketakutan tidak akan pernah sejalan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s