POLISI IMBAU MASYARAKAT JANGAN TERPANCING ISU MENYESATKAN TERKAIT BENTROKAN REMPOA

Berita ini dipostkan pada hari : Monday, August 2, 2010, 19:08

Jakarta, 2/8/2010 (Kominfo-Newsroom) Polda Metro Jaya meminta agarmasyarakat tidak terprovokasi adanya isu-isu menyesatkan terkaitberedarnya Short Message Service (SMS) dari orang yang tidakbertanggung-jawab tentang informasi kerusuhan antara organisasimassa (ormas) dan warga di Rempo, Sabtu lalu.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Boy Rafli Amarmengatakan, pesan singkat yang berbunyi, Hindari Mangga Besar,Hayam Wuruk bentrok FBR dan warga 90 orang tewas, 78 luka-luka, 15mobil terbakar beredar sejak Minggu (1/8) dan merupakan SMSmenyesatkan yang tidak ada kebenarannya.

“SMS semacam itu bisa saja disampaikan orang yang tidakbertanggung jawab. Yang jelas itu informasi menyesatkan, jadi wargatidak perlu panik, karena tidak benar kejadian itu,” kata KabidHumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Boy Rafli Amar, di Polda MetroJaya, Jakarta, Senin (2/8).

Boy mengharapkan agar masyarakat tidak terpancing atas isu-isumenyesatkan dan sesegera mungkin melaporkan ke pihak Kepolisianjika mendapati adanya SMS atau email yang isinya meresahkanmasyarakat.

Polisi sendiri kata Boy, akan melacak pelaku penyebaraninformasi itu karena dikhawatirkan dapat menimbulkan kepanikanwarga dan selanjutnya akan memprosesnya secara hukum.

Ia juga menambahkan, hingga saat ini situasi di kawasan HayamWuruk masih terpantau kondusif dan terkendali.

SMS provokatif itu beredar pasca bentrokan antara ormas ForumBetawi Rembug (FBR) dengan warga Rempoa yang dipicu lantaran massaFBR tidak terima benderanya diturunkan oleh warga Rempoa.

Dari bentrokan itu, Polisi resmi menetapkan dua orang tersangka,dan ada kemungkinan menetapkan orang-orang yang terlibat kerusuhanmenjadi tersangka seiring dengan pengembangan kasus itu.

Para tersangka lanjut Boy, dijerat dengan pasal 170 KitabUndang-undang Hukum Pidana berisi tentang pengeroyokan dengankekerasan dan UU Darurat Nomor 12 tahun 2001 tentang penggunaansenjata tajam. (T.ty/rm)

Sumber : Depkominfo…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s